End of the Night, Joseph Lorusso rapalan huruf demi huruf melesatkedalam gendang telingasesak dalam botol-botolair mineral yang berserakan. ada rentetan janji yang terucap mematri dirinya sendiri membentuk gunungan harap menjulang menyentuh langitan. kamarmu yang sempit terasaluas sekali malam itumungkin rindu sudah membuncahmemenuhi pekarangan hidup kita ...
Cukup agak sulit untuk menjadi seseorang yang memiliki selera berbeda dengan kebanyakan kawan lain. 'Berbeda' disini ya dalam artian yang sebenarnya. Tidak lebih tinggi atau lebih rendah. Karena saya tidak pernah merasa selera kawan-kawan saya lebih rendah dari saya atau kebalikannya. Soal selera adalah soal personal. Dan ini adalah urusan masing-masing personal. Soal kemudian bagaimana kita mempertahankan idealisme dan selera personal ditengah-tengah idealisme...
Akhirnya akan datang lagi waktu seperti ini. Akhir tahun, mulai merapalkan resolusi-resolusi untuk tahun depan, mengingat-ngingat apa saja yang kita lakukan dan terjadi di tahun ini, dan tentunya--setidaknya bagi saya--daftar album terbaik tahun ini. Tapi untuk kali ini, saya terlalu malas untuk menulis review dari album-album favorit saya seperti tahun-tahun sebelumnya. Lagipula, siapa juga yang akan membaca album terbaik versi saya ini? Dan...
Beberapa kawan saya sempat berkata bahwa saya memiliki terlalu banyak proyek samping dalam bermusik. Dan judul tulisan ini merupakan kata-kata Kuya pada saya bertahun-tahun yang lalu: Si manusia proyek. Terakhir, Bang Jon Kastella, saat mengantar saya setelah acara Bebegigs beberapa waktu silam menuju Hipotesa, berkata: "Mir, kamu tuh harus fokus di satu atau dua aja paling banyak. Kalo terlalu banyak sampingan, susah buat...
Pre-scriptum: tulisan ini sebenarnya merupakan permintaan dari Kuya, drummer The Panturas yang juga merupakan drummer dari band saya, Soft Blood, untuk dijadikan liner notes dalam CD-R single pertama mereka dalam rangka panggung mereka di Malang beberapa waktu silam. Tapi sepertinya CD tersebut urung dibikin. Dan tak ada salahnya bagi saya untuk menulis ulang tulisan tersebut disini. Tentunya dengan beberapa tambahan karena waktu itu...
I. Saya masih ingat betul, mungkin seminggu lagi kalau kepala ini tak salah mengingat, saya duduk sendiri di Arboretum Unpad pada sebuah sore yang langitnya sedang terasa sendu. Warnanya kelabu, mungkin hujan akan turun. Entahlah, cuaca akhir-akhir ini sedang tak menentu. Harusnya bulan Juli ini sudah masuk musim kemarau, tapi hujan tetap saja turun tanpa diminta. Dan sore itu, saya duduk sendiri sambil...
(Tulisan ini jangan diambil hati, anggap saja ini adalah curahan hati seorang bocah naif yang tersesat dalam secuil 'kepercayaan' disaat dia mengaku memiliki trust issue. Dan jika ada yang membaca ini lantas tersadarkan, saya sudah melapangkan dada dengan berkata 'saya memaafkan kalian.') Terkadang saya menyadari satu hal, bahwa perihal pertemanan terkadang lebih pelik dan kompleks dari perihal dikotomi kiri-kanan atau membaca literatur Hegelian....
Hai. Hari ini adalah hari ulang tahunku. Aku masih belum ingin memberitahumu berapa umurku sekarang karena aku takut kamu akan kaget mendengarnya. Oh, aku lupa untuk menanyakan kabarmu. Bagaimana kabarmu disana? Aku harap kamu baik-baik saja. Sayangku, betapa aku ingin memberitahumu betapa aku merindukanmu. Aku merasa sangat kesepian disini. Tak banyak hal yang bisa aku lakukan. Dan apalagi, hari ini adalah hari ulang...
terlalu banyak kata rindu yang terucap dari mulutku rasanya sudah seperti melafalkan doa saja namun bukankah rindu itu memang doa? doa yang selalu kusematkan dalam mazmur bersama roti dan gelas anggur berupa wangi tubuhmu lantas tuhan-tuhan itu mendengar doa rinduku memberikan hadirmu dalam lamat cahaya bulan berkelindan dengan cahaya dua bola matamu dan biarkanlah jari jemari kita saling berpuisi dan biarkanlah pelukan kita...
(Tulisan lama. Ditulis untuk Cat Is Cute and So Are You Zine yang hanya bertahan satu edisi dan dicetak terbatas.) *** Kucing. Aku suka kucing. Aku punya banyak kucing di rumah. Ada lima, tepatnya. Aku hafal semua nama kucing-kucingku. London, Moscow, Oslo, Sofia dan Glasgow. Semuanya aku beri seperti nama kota karena aku ingin sekali pergi kesana. Dari semua kucing-kucingku, Moscow adalah yang...
rindu ini sungguh mengganggu dengan wewangian surgawi ia mengelilingiku lalu ia menaburkan senyum diatas kubur luka yang telah lama mengering aku menyukai wangimu yang lebih semerbak dari bunga manapun di jagat raya ini ia memabukanku dan menyadarkanku bahwa aku, memang benar menginginkanmu (cih! rindu setiap bertemu dia saja tubuhmu langsung membeku lantas dengan picisan berbicara rindu) tapi benar rindu ini sungguh menganggu sejak pertama...
30 Maret tahun lalu saya merayakan Hari Film Nasional dengan membikin essai panjang tentang Usmar Ismail di zine yang saya terbitkan di kampus. Tadinya saya akan posting tulisan tersebut, tetapi karena file-nya raib entah kemana, saya malah menemukan tulisan ini kembali. Tulisan penghormatan saya terhadap Warkop DKI yang entah saya tulis kapan. Maafkan kealpaan saya ini. Tetapi sepertinya saya tulis tahun 2013. Yang...